Viral Oknum Anggota TNI AU Lakukan Kekerasan pada Warga di Merauke, Ini Tanggapan Mahfud MD

28 Juli 2021, 14:53 WIB
Menkopolhukam Mahfud MD tanggapi soal dua oknum anggota TNI AU yang injak earga Papua /YouTube/Kemenko Polhukam

KABAR JOGLOSEMAR - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara soal oknum anggota TNI AU yang melakukan kekerasan pada warga di Merauke.

Dalam keterangannya, Mahfud MD meminta agar aparat bekerja dengan humanis, persuasif, dan memperhatikan restorative justice.

"Pokoknya pendekatannya harus humanis, persuasif, dialogis, dan restorative justice. Yang melanggar cara pendekatan itu ya ditindak," ungkap Mahfud pada Rabu, 28 Juli 2021.

Baca Juga: MUI Usulkan PPKM Dilonggarkan, Begini Tanggapan Menkopolhukam

Pihaknya mengungkapkan, kasus tersebut telah ditangani oleh Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan kedua oknum sudah ditindak tegas.

"Itu sudah ditangani oleh KASAU. Sudah ditindak," ujar Mahfud.

Sebelumnya publik dihebohkan dengan tindakan dua anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara (TNI AU) menginjak kaki terhadap warga Papua.

Baca Juga: Kemensos Percepat Salurkan BST, BPNT Atau Kartu Sembako dan PKH

Video dua anggota TNI AU yang melakukan tindakan kekerasan pada seorang warga di Merauke, Papua itu menjadi viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 18 detik memperlihatkan dua pria berseragam TNI AU sedang mengamankan seorang warga.

Terlihat seorang tentara mengamankan warga tersebut dengan cara memiting badan ke tanah. Sementara satu orang lainnya lainnya terlihat menginjak kepala.

Baca Juga: 21,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Kembali Tiba di Indonesia

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo lantas meminta maaf dan berjanji akan menindak tegas dua anggotanya.

Dikutip dari tni-au.mil.id, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau), Marsma Indan Gilang Buldansyah juga mengungkapkan hal senada.

"Kami akan tindak lanjuti kejadian ini. Kedua oknum anggota akan ditindak secara tegas sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI," ujar Marsma Indan. ***

Editor: Galih Wijaya

Tags

Terkini

Terpopuler