Pandemi COVID-19 Belum Reda, 8.862 Mahasiswa Baru UNY Jalani Kuliah Daring

- 9 September 2020, 15:55 WIB
Wakil Rektor UNY Bidang Akademik Prof.Dr.Margana M.Hum, saat memberikan sambutan untuk mahasiswa baru.
Wakil Rektor UNY Bidang Akademik Prof.Dr.Margana M.Hum, saat memberikan sambutan untuk mahasiswa baru. /KabarJoglosemar.com/Sulistyawan

KABAR JOGLOSEMAR - Akibat pandemi COVID-19 yang tak mereda, sebanyak 8682 Mahasiswa Baru UNY terpaksa menjalani kuliah daring (online).

Untuk itu, UNY telah menyiapkan sistem pembelajaran bagi para mahasiswa, sehingga dapat melakukan kuliah secara efektif dan efisian.

Hal ini diungkapkan Wakil Rektor UNY Bidang Akademik Prof.Dr.Margana M.Hum, ketika membacakan sambutan Rektor UNY dihadapan ribuan mahasiswa baru UNY yang hadir secara daring maupun luring dalam acara Kuliah Umum dan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (9/9/2020 ).

Baca Juga: 5 Fakta Unik soal Bahasa Arab yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Lebih lanjut diungkapkan Margana, kuliah secara daring merupakan salah satu tantangan baru yang dihadapi. Ada perubahan terkait perubahan pola dan praktik pembelajaran sebagai akibat munculnya pandemi COVID-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.

“COVID-19 telah berdampak pada segenap aspek kehidupan tidak saja di Indonesia, tetapi di dunia – termasuk di dalamnya dampak yang dirasakan di dunia pendidikan," ujar Margana

Lebih lanjut Margana, mengungkapkan  mahasiswa di era industri 4.0, perlu memiliki sejumlah keunggulan seperti: penalaran yang kritis, kreatif,inovatif,solutif, kolaboratif dan komunikatif.

Baca Juga: 5 Aplikasi yang Wajib Dimiliki KPopers Penggemar BTS, EXO, Blackpink

Keunggulan tersebut dapat diperoleh dengan cara membekali diri selama belajar di kampus, tidak saja dengan menyelesaikan jumlah system kredit semester yang harus ditempuh, tetapi juga dengan melatih kemampuan serta bakat lainnya. Sebab, saat lulus nanti persaingan dunia kerja yang akan dihadapi akan semakin ketat.

“Keran persaingan global telah terbuka lebar sehingga Saudara akan bersaing dalam dunia kerja yang bersifat regional dan global. Dengan mempunyai keunggulan komparatif, Saudara akan mempunyai nilai tambah dalam persaingan di dunia kerja tersebut," tandas Margana.*** (Sulistyawan)

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X