Pemerintah Bakal Larang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Luhut: Jangan Egois

- 16 November 2021, 15:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan /Instagram @luhut.pandjaitan

KABAR JOGLOSEMAR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ​​​​​(Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap bahwa pemerintah akan melarang perayaan Natal dan tahun baru. 

Luhut menjelaskan bahwa larangan dari pemerintah untuk masyarakat dalam perayaan Natal dan tahun baru ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah kerumunan besar yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus Covid-19.

Luhut pun meminta kepada masyarakat supaya tidak egois dan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar pengalaman buruk yang sudah terjadi beberapa waktu lalu tidak terulang kembali.

Baca Juga: Jan Ethes Juara Taekwondo, Jokowi Langsung Telepon Cucunya

"Di kesempatan ini, di tengah angka peningkatan kasus di Eropa dan beberapa negara lain yang terus tinggi, saya kembali mengajak kita semuanya untuk tidak egois dan saling berbesar hati," ujar Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis seperti dikutip KabarJoglosemar.com dari Antara pada Selasa, 16 November 2021.

"Agar kita sama-sama bisa menaati kembali protokol kesehatan yang terus diimbau agar kita tidak kembali mengulang pengalaman buruk pada masa yang lalu akibat kelalaian kita," lanjut Luhut.

Luhut kemudian mengemukakan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai macam skenario pencegahan lonjakan kasus Covid-19 akibat Natal dan tahun baru.

Baca Juga: Berujung Damai, Ini Kronologi Kerusuhan Ojol Vs Karyawan Mie Gacoan di Jogja

Dia juga menegaskan pemerintah bakal melakukan koordinasi untuk pengetatan aplikasi PeduliLindungi terutama pada tempat-tempat kerumunan.

"Oleh sebab itu, dalam menyambut Natal dan tahun baru yang akan datang sebentar lagi, pemerintah akan berkoordinasi untuk mengetatkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan protokol kesehatan utamanya di tempat kerumunan," tegas Luhut.

Koordinator PPKM Jawa-Bali tersebut juga menambahkan bahwa pemerintah saat ini akan terus mengupayakan percepatan vaksinasi khususnya vaksinasi lansia.

Baca Juga: Buntut Kerusuhan Ojol Vs Karyawan Mie Gacoan di Jogja, 6 Pegawai Dipecat

"Selain itu pemerintah akan terus menggenjot percepatan vaksinasi terutama vaksinasi lansia di wilayah yang tingkat vaksinasi umum dan lansianya masih di bawah 50 persen," ujarnya.

Terakhir, Luhut kembali mewanti-wanti kepada masyarakat supaya tetap tertib prokes serta tidak egois ataupun lalai dalam menerapkannya.

"Apa yang telah kita perjuangkan bersama selama ini layak untuk terus dijaga dan tidak dilupakan hanya karena kejenuhan dan keegoisan kita semua," pungkasnya.***

Editor: Sunti Melati


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x