Gunung Berapi Nyiragongo di Kongo Meletus, Aliran Lahar Capai Jalan Raya hingga Rumah Warga

- 23 Mei 2021, 17:50 WIB
Situasi akibat letusan gunung berapi Nyiragongo di Kongo menyebabkan kepanikan warga
Situasi akibat letusan gunung berapi Nyiragongo di Kongo menyebabkan kepanikan warga /Twitter/@GiversonMaina dan @paulakahumbu

KABAR JOGLOSEMAR - Letusan gunung berapi Nyiragongo di Kongo menyebabkan kepanikan warga di tempat yang berpenduduk hampir 2 juta orang itu.

Pasalnya lahar gunung berapi tersebut dilaporkan mencapai jalan raya hingga rumah penduduk. Tak hanya itu, situasi tersebut mengubah langit malam menjadi merah menyala.

Warga setempat dilaporkan oleh ABC News mengatakan bahwa lahar menutup satu jalan raya yang menghubungkan Goma dengan kota Beni di provinsi Kivu Utara.

Baca Juga: Viral Video Kerumunan Lautan Manusia di Pantai Karang Hawu, Berujung Dibubarkan Petugas

Saat lava mengalir ke selatan menuju kota, ia mencapai bandara di pinggir kota, kata ahli vulkanologi Dario Tedesco, yang berbasis di Goma.

Tedesco mengatakan patahan baru muncul di gunung berapi, menyebabkan lava mengalir ke selatan menuju kota setelah awalnya mengalir ke timur menuju Rwanda.

"Ini mirip dengan tahun 2002. Menurut saya lahar itu mengarah ke pusat kota. Mungkin berhenti sebelumnya atau terus berlanjut. Sulit untuk diperkirakan," ujarnya.

Misi penjaga perdamaian PBB yang dikenal sebagai MONUSCO mentweet cuplikan dramatis dari kota itu turun, mengatakan sedang melakukan penerbangan pengintaian di atas Goma.

Baca Juga: Begini Kronologi Serempet Mobil Versi Lucky Alamsyah dan Roy Suryo yang Mendadak Viral

"Lahar itu sepertinya tidak menuju ke kota Goma. Kami tetap waspada," katanya.

Tapi Tedesco mengatakan retakan kedua telah dibuka di Gunung Nyiragongo, memungkinkan lahar mengalir menuju Goma.

Perdana Menteri Jean-Michel Sama Lukonde mengadakan pertemuan darurat di ibu kota, Kinshasa untuk pemerintah mengaktifkan rencana evakuasi untuk Goma.

"Kami berharap tindakan yang telah diambil malam ini akan memungkinkan penduduk mencapai titik-titik yang ditunjukkan kepada mereka dalam rencana ini," kata juru bicara pemerintah Patrick Muyaya.

Kementerian Rwanda yang Bertanggung Jawab atas Manajemen Darurat mengatakan lebih dari 3.500 orang Kongo telah melintasi perbatasan untuk menyelamatkan diri. Media pemerintah Rwanda mengatakan mereka akan ditempatkan di sekolah dan tempat ibadah.

Baca Juga: Arya Saloka Pamer Tempat Tidur Pribadi di Lokasi Syuting Ikatan Cinta, Suasananya Bikin Insecure

Dilaporkan lava dari letusan gunung berapi mendekati bagian kota utama Republik Demokratik Kongo timur Goma pada Sabtu, 22 Mei malam waktu setempat.

Lelehan lahar dari Gunung Nyiragongo membakar rumah saat perlahan menyebar ke kota tepi danau yang berpenduduk sekitar 2 juta itu.

Ribuan penduduk melarikan diri dengan berjalan kaki, banyak yang menuju perbatasan Rwanda.

Perlu diketahui, letusan terakhir gunung berapi Nyiragongo di Kongo pada tahun 2002 menewaskan 250 orang.

Bencana letusan gunung berapi paling aktif itu juga menyebabkan 120.000 orang kehilangan tempat tinggal. ***

Editor: Galih Wijaya

Sumber: ABC News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah