212 Warga Palestina Meninggal Akibat Serangan Israel

- 18 Mei 2021, 10:51 WIB
Ilustrasi Palestina.
Ilustrasi Palestina. /Pixabay/max_gloin

KABAR JOGLOSEMAR- Memasuki hari ke 9 perang antara Israel dan Palestina tampaknya belum terlihat ada tanda-tanda akan segera berakhir.

Israel bahkan tampak agresif melakukan berbagai serangan di jalur Gaza, beberapa jam setelah Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengatakan serangan pada Palestina akan terus berlanjut.

Baca Juga: Ini Alasan Negara-Negara Arab Terkesan Pasif Saat Israel Gempur Palestina

Serangan Israel menyebabkan 212 warga Palestina meninggal dunia. 61 diantaranya adalah anak-anak, jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah sejak kekerasan terakhir dimulai satu minggu lalu. Sekitar 1.500 warga Palestina juga mengalami luka-luka.

Ledakan mengguncang Kota Gaza dari utara ke selatan dalam pemboman yang lebih berat, lebih luas dan berlangsung lebih lama dari serangan udara pada Minggu (16/5/21). Saat itu serangan Israel menewaskan sedikitnya 42 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hamas, kelompok yang memimpin wilayah Palestina, menembakkan roket ke kota Ashkelon dan Beersheba di Israel. Israel melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak-anak.

Baca Juga: Ariana Grande Menikah dengan Dalton Gomez, Acara Pernikahan Digelar Tertutup

Sementara itu, sikap Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang memperlambat dukungan gencatan senjata mendapat kritikan dari Anggota DPR AS, Ilhan Omar.

Ilhan mengatakan sikap Biden yang tidak tegas telah menyebabkan pembantaian anak-anak semakin banyak. Pesan keras dari anggota parlemen itu disampaikan lewat akun Twitter setelah Biden menyatakan mendukung gencatan senjata, akan tetapi juga mendukung serangan Israel.

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X