Presiden Jokowi: Indonesia Masuk 5 Besar Dunia yang Memiliki Start Up

- 13 April 2021, 23:02 WIB
Presiden Jokowi ajak lawan terorisme
Presiden Jokowi ajak lawan terorisme /instagram.com@jokowi

KABAR JOGLOSEMAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini Indonesia memiliki 2.193 starup dan menempati posisi kelima terbesar dunia.

Sementara perkembangan ekonomi digital dan industri 4.0 Indonesia merupakan yang tercepat di Asia Tenggara dan akan menjadi kekuatan tersendiri bagi Indonesia untuk mewujudkan visinya.

Baca Juga: Tinggal 2 Hari, Batas Akhir Pembelian Pelatihan Kartu Prakerja Gelombang 14

Dengan demikian, Indonesia siap mewujudkan visi Indonesia Emas melalui industri 4.0.

"Menjelang satu abad kemerdekaan pada tahun 2045 mendatang, ekonomi digital dan industri 4.0 Indonesia tercepat di Asia Tenggara. Indonesia memiliki startup sekitar 2.193, kelima terbesar di dunia. Selain itu, Indonesia memiliki 5 unicorn dan bahkan telah memiliki 1decacorn,” ujar Presiden Joko Widodo dalam acara pembukaan Hannover Messe 2021 secara virtual dari Istana Negara Jakarta, hari Senin 12 April 2021.

Menurut Presiden Jokowi yang dilansir Kabar Joglosemar dari akun Instagram @ispresiden hari Selasa 13 April 2021, pada tahun 2025, industri 4.0 Indonesia diperkirakan akan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan jumlah mencapai 133 miliar dolar AS.

Dengan didukung oleh 185 juta penduduk yang telah terhubung layanan internet (terbesar keempat dunia), menurut Presiden Jokowi, kemajuan industri tersebut akan mengantarkan Indonesia menuju sepuluh besar kekuatan ekonomi global pada tahun 2030 mendatang.

Baca Juga: Kim Jung Hyun Tolak Semua Skinship dengan Seohyun SNSD saat Pemotretan

Terkait hal tersebut, Presiden Jokowi atas nama bangsa Indonesia mengajak Jerman selaku penyelenggara pameran Hannover Messe untuk bermitra dan bersama mewujudkan transformasi digital di Indonesia.

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X