Pengadilan Madrid Larang UEFA dan FIFA Hentikan European Super League

- 21 April 2021, 03:56 WIB
Ilustrasi European Super League yang tengah mendapat pertentangan dari FIFA dan UEFA
Ilustrasi European Super League yang tengah mendapat pertentangan dari FIFA dan UEFA /Barca Universal

KABAR JOGLOSEMAR - Pengadilan Madrid baru-baru ini membuat putusan untuk menghentikan badan sepak bola UEFA dan FIFA tidak menjatuhkan sanksi yang dirancang untuk menghentikan European Super League.

Seperti yang sudah banyak diketahui, drama sepak bola memanas dengan bentukan kompetisi European Super League (ESL) atau Liga Super Eropa.

Perusahaan yang didirikan untuk menjalankan liga baru ini berkantor pusat di Madrid dan presiden Real Madrid Florentino Perez yang menjadi ketua liga yang pertama.

Baca Juga: Tanggapi Klub yang Gabung ke European Super League, Gianni Infantino: Jangan Setengah-setengah

Dikutip dari Reuters , pengadilan mengatakan dalam putusan bahwa FIFA, UEFA dan semua federasi terkait tidak boleh mengadopsi tindakan apa pun yang melarang, membatasi, membatasi atau ketentuan dengan cara apa pun ciptaan European Super League.

Tidak jelas otoritas apa yang dimiliki pengadilan Madrid, yang mengadili perselisihan perusahaan atas badan sepak bola yang berbasis di Swiss dan sumber yang dekat dengan UEFA mengatakan organisasi itu "santai" tentang keputusan itu.

Liga Super berharap bahwa campuran tindakan dan momentum pengadilan defensif akan membuat otoritas sepak bola menerima kompetisi baru mereka dalam permainan.

Baca Juga: Dikabarkan Mulai Goyah, Akankah Chelsea dan Manchester City Mundur dari European Super League?

Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya mengatakan bahwa klub tidak bisa "setengah masuk, setengah keluar" dari kerangka kerja yang ditetapkan.

UEFA mengancam akan melarang 12 klub, termasuk Manchester United dan Real Madrid, dari kompetisi domestik dan internasional, dengan Infantino menambahkan suaranya sebagai reaksi.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X