Tulis Komentar Negatif Soal Korban Sate Beracun di Bantul, Pria Ini Jadi Incaran Warganet

- 3 Mei 2021, 21:59 WIB
Wanita pengirim sate beracun di Bantul
Wanita pengirim sate beracun di Bantul /Lin/Kabar Joglosemar
 

KABAR JOGLOSEMAR - Belakangan ini, Nani Apriliani (25) tersangka kasus sate beracun yang menewaskan seorang bocah di Bantul telah ditangkap polisi pada Senin (5/3/2021).

Polisi mendapati tersangka merupakan seorang wanita pegawai salon. Kini ia pun harus mendekam dibalik dinginya jeruji besi. 


Sementara itu, kabar mengenai ditangkapnya tersangka kasus sate beracun itu dengan cepat tersebar luas di media sosial, salah satunya Facebook.
Baca Juga: Arya Saloka Jawab Kegalauan Penggemar Pamit dari Ikatan Cinta, Netizen: Kalau Diganti Langsung Off

Tidak sedikit yang mengecam tersangka sate racun sianida tersebut. Meskipun begitu, adapun salah satu warganet yang justru menyalahkan pihak korban dari sate beracun itu.

Berdasarkan penelusuran KabarJoglosemar.com, didapati bahwa warganet tersebut merupakan seorang pria dengan akun Facebook atas nama Jacko Spparow

Jacko memberikan komentar soal korban sate beracun pada salah satu postingan di grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ) yang diunggah pada Senin 3 Mei 2021.

 
Baca Juga: Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, NA Sakit Hati Dikhianati, Sate Beracun di Bantul Salah Sasaran

"Sebenarnya ojolnya juga 'gragas', bukan jatahnya namun dibawa pulang, dimakan lagi. Yang jadi pertanyaan ayahnya, seharusnya sate seperti itu bisa beli di jalanan, tapi sudah takdirnya anaknya mati karena racun. Mugi khusnul khotimah anake." tulis Jacko di kolom komentar.

Sontak, komentar tersebut disebut negatif oleh warganet lain lantaran dinilai telah melecehkan pihak keluarga korban sate beracun di Bantul lantaran menuliskan kata 'gragas' yang berarti 'rakus'.

 
Unggahan komentar negatif soal korban sate beracun di Bantul//
Unggahan komentar negatif soal korban sate beracun di Bantul// facebook.com/ Info Cegatan Jogja (ICJ)

Komentar negatif itu telah dihapus oleh yang bersangkutan. Kendati demikian, komentar itu sempat diabadikan melalui sebuah foto tangkapan layar oleh akun Facebook bernama Mbah Gdl.

"Bukti jelas masih ada." tulis akun tersebut

Halaman:

Editor: Sunti Melati

Sumber: Facebook


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X