Desain Terbaru Produk Apple Bocor, Hacker Minta Uang Tebusan 50 Juta Dolar AS

- 22 April 2021, 08:10 WIB
Apple diserang Ransomware dan menhalami kebocorna data
Apple diserang Ransomware dan menhalami kebocorna data /Unsplash/Bangyu Wang

KABAR JOGLOSEMAR - Apple mengalami kebocoran blue print atau cetak biru produk terbarunya karena serangsn serangan ransomware senilai 50 juta dolar Amerika atau setara Rp 726 miliar.

Serangan ini menyusul pencurian kumpulan skema teknik dan manufaktur produk saat ini dan terbaru dari Quanta, sebuah perusahaan yang berbasis di Taiwan yang memproduksi MacBook dan produk lain untuk Apple.

Bocornya produk itu yang pertama kali dilaporkan oleh The Record. Diketahui grup peretas Rusia bernama REvil dikenal juga dengan nama Sodinokibi.

Baca Juga: KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Masih Ada Peluang untuk Melakukan Combat SAR

Dilansir dari The Verge, peretas sudah memposting gambar yang mereka dicuri pada tanggal 20 April bertepatan dengan acara "Spring Loaded" terbaru Apple, setelah Quanta menolak membayar tebusan 50 juta dolar AS untuk data tersebut.

Grup itu bahkan mengancam akan terus menyebarkan cetak biru milik Apple jika uang tebusan tidak dibayar paling lambat 1 Mei.

Sementara itu, Quanta yang diserang Ransomware melaporkan tidak ada dampak material yang ditimbulkan akibat hal itu.

Baca Juga: Kominfo Gandeng Google dan IEEE Indonesia Cetak 22 Ribu Wirausaha Digital

"Tim keamanan informasi Quanta Computer telah bekerja dengan pakar TI eksternal dalam menanggapi serangan dunia maya pada sejumlah kecil server Quanta," kata pihak Quanta kepada Blomberg.

"Tidak ada dampak material pada operasi bisnis perusahaan sebagai akibat dari peretasan tersebut," imbuh pernyataan itu.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya

Sumber: The Verge


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X