Kampus yang Tak Miliki Fasilitas Memadai untuk Kuliah Offline Diimbau Tak Paksakan Diri

- 5 Agustus 2020, 22:26 WIB
Ilustrasi perkuliahan tatap muka. /PIXABAY/LeeJeongSoo

KABAR JOGLOSEMAR - Sejumlah kampus di Yogyakarta akan mengadakan kegiatan perkuliahan di bulan September 2020 mendatang. Berlangsung di tengah pandemi COVID-19, kegiatan perkuliahan akan dilakukan dengan 2 metode.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Didi Achjari, menyampaikan bahwa seluruh kampus di Yogyakarta sepakat mematuhi arahan dari Kemendikbud yaitu melakukan perkuiahan secara daring atau online. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.

Hanya saja, tidak semua kegiatan perkualiahan itu akan dilaksanakan secara daring. Ada beberapa materi yang perlu disampaikan secara langsung atau luring (luar jaringan).

Baca Juga: DIY Alami Deflasi pada Juli 2020

“Untuk beberapa kegiatan seperti praktikum dan lainnya yang memang tidak bisa dilakukan secara daring tetap dilakukan secara luring dengan protokol kesehatan,” ujar Didi, Selasa, 4 Agustus 2020.

Meski ada pembelajaran yang harus dilakukan secara luring, tak semua kampus memiliki fasilitas yang sama untuk menerapkan protokol COVID-19 saat perkuliahan tatap muka dilakukan. Ketersidaan ruang perkuliahan jadi salah satu hal yang dipertimbangkan dalam menggelar kuliah tatap muka.

Baca Juga: Warga Curhat di Twitter Dapat Tagihan Listrik PLN Rp 19 Juta

“Kami meminta kepada kampus yang ada, jangan memaksakan menyediakan fasilitas jika memang belum siap untuk perkuliahan secara luring,” ujar Didi.

Untuk mahasiswa baru sendiri, proses pendaftaran hingga masa orientasi kampus, juga dilakukan secara daring. Sehingga, hal ini memungkinkan diikuti oleh para mahasiswa tanpa perlu datang ke kampus.***

 

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X