7 Langkah Ganjar-Mahfud Ciptakan Lingkungan Hidup Berkelanjutan

- 21 Januari 2024, 23:31 WIB
Ganjar Mahfud
Ganjar Mahfud /

Baca Juga: Masih Berlangsung, Live Streaming Debat Cawapres Pilpres 2024, Tonton Gratis di Youtube Pikiran Rakyat

  1. Harmoni Hutan untuk Keseimbangan

Moratorium deforestasi dan mempercepat reforestasi, reboisasi, restorasi, dan rehabilitasi. Meningkatkan konservasi kawasan hutan sebagai sumber pangan lokal, obat-obatan herbal, air, oksigen, fungsi klimatologis, dan layanan alam bagi kehidupan masyarakat di sekitar hutan.

  1. Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan

Revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), danau, pengembangan kota hijau, industri hijau, dan gerakan kesadaran gaya hidup bebas sampah, serta penerapan regulasi ketat terhadap perusakan lingkungan. Sehingga, indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) berada pada kisaran 74-76.

  1. Air untuk Rakyat

Mempercepat penyediaan air bersih yang merata di seluruh pelosok negeri melalui percepatan penyediaan sarana dan prasarana dasar air bersih/minum, penerapan teknologi pemurnian dan desalinasi, pengelolaan konservasi sumber daya air, dan penguatan infrastruktur daya tampung air serta pemanfaatan daur ulang air.

  1. Adaptasi dan Mitigasi Krisis Iklim

Penghijauan wilayah pesisir, ruang terbuka hijau memadai, mitigasi bencana, serta transportasi umum yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan diikuti penerapan teknologi digital bagi petani dan nelayan.

  1. Penerapan ESG

Pengintegrasian penilaian risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, Governance/ESG) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem ekonomi dan sistem keuangan.

  1. KadarKlim – Kampung Sadar Iklim

Program promotif di tingkat kampung untuk menahan laju perubahan iklim, dengan fasilitas sanitasi dan drainase yang baik, ruang terbuka hijau, kawasan pejalan kaki, fasilitas publik, dan pengelolaan sampah yang terintegrasi.

Ketika menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sering meraih penghargaan Pembinaan Program Kampung Iklim (ProKlim) sejak 2017 hingga 2022.

Bahkan pada 2021 berhasil memborong Penghargaan Proklim 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setelah mengungguli daerah lainnya.

ProKlim adalah program yang digagas Kementerian LHK sejak 2012 ini didesain untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Seperti melakukan rehabiilitasi, mengolah sampah, memanfaatkan kotoran ternak untuk biogas, dan melakukan penampungan air hujan.

Halaman:

Editor: Sunti Melati


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah