Perhatian, Lakukan Hal Ini Jika Tidak Ingin Kartu Prakerja Gelombang 9 Anda Dinonaktifkan

- 16 September 2020, 08:25 WIB
Ilustrasi Kartu Prakerja /Dok

KABAR JOGLOSEMAR - Kabar adanya pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 9 tengah ramai dinanti para pihak yang sedang membutuhkan pelatihan.

Hal ini tentunya menjadi berita baik bagi pihak yang gagal atau belum sempat mendaftar Kartu Prakerja pada gelombang sebelumnya. Hingga kini masih belum diketahui jelas pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 9 akan dibuka.

Melalui akun resmi Instagram @prakerja.go.id mereka meminta para pihak untuk sabar menanti pembukaan gelombang 9.

Baca Juga: Masih Ada Waktu untuk Pengajuan BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Ini Langkah yang Perlu Anda Siapkan

"Mohon ditunggu untuk pendaftaran gelombang berikutnya ya. Pasti akan kami infokan melalui media sosial Prakerja," seperti dikutip KabarJoglosemar.com dari akun Instagram resmi @prakerja.go.id.

Sembari menunggu bukanya pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 9, ada hal-hal yang patut menjadi perhatian. Beberapa hal berikut ini sebaiknya perhatikan hal ini jika tidak ingin keikutsertaan Anda di Kartu Prakerja gelombang 9 dinonaktifkan.

1. Jika lolos mendapatkan Kartu Prakerja gelombang 9, maka Anda harus segera membeli pelatihan di Platform Digital dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak ditetapkan sebagai penerima.

Baca Juga: Daftar Segera, 9 Juta Keluarga akan Dapat Dana Bansos PKH Rp 500 Ribu per KK
2. Jika melebihi 30 (tiga puluh) hari dan belum membeli pelatihan, Kartu Prakerja gelombang 9 akan dinonaktifkan/dicabut kepesertaannya.
3. Saldo bantuan pelatihan juga akan hangus dan akan dikembalikan ke rekening dana Kartu Prakerja.
4. Saldo hanya dapat dipakai oleh peserta sendiri sebagai penerima manfaat Kartu Prakerja.
5. Saldo Kartu Prakerja Gelombang 9 tidak dapat dipindahtangankan kepada orang lain.

6. Wajib mengikuti dan menuntaskan pelatihan yang sudah diambil. ***

Halaman:

Editor: Galih Wijaya

Sumber: prakerja.go.id


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X