Waspada Varian Baru Corona di Kudus, Gibran: Solo Technopark dan Hotel Siap Jadi Ruang Karantina

- 15 Juni 2021, 07:48 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming siapkan solo technopark dan hotel untuk karantina
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming siapkan solo technopark dan hotel untuk karantina /Instagram @gibran_rakabuming

KABAR JOGLOSEMAR - Melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kudus dan ditemukanya varian baru mutasi virus Corona membuat Pemkot Solo melakukan sejumlah langkah antisipasi yaitu dengan menggunakan Solo Technopark dan hotel-hotel untuk lokasi karantina.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyebut akan memindahkan lokasi karantina dari Donohudan ke Solo.

Dari lonjakan kasus virus Corona di Kudus terungkap temuan varian Corona B1617.2. Sementara banyak warga positif Covid-19 asal Kudus yang dibawa ke Solo Raya, baik di karantina di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, maupun dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Markis Kido, Legenda Bulu Tangkis Indonesia Meninggal Dunia, Ternyata ini Penyebabnya

"Solo belum ada kasus varian baru Corona. Kalau Solo Raya iya, tapi kalau Solo belum ada berita. Testing kita masifkan lagi, kita antisipasi," terang Gibran.

Salah satu antisipasi yang dilakukan adalah dengan memisahkan warga positif Covid-19 asal Solo Raya dengan warga Kudus yang sama-sama dikarantina di Asrama Haji Donohudan. Gibran sudah menyiapkan Solo Technopark (STP) hingga hotel-hotel untuk karantina.

" Khusus untuk warga Solo tempat karantina terpisah. Warga Solo yang di Donohudan biar diselesaikan dulu. Kalau yang baru nanti di lokasi terpisah. Kita siapkan STP, kalau penuh kita siapkan hotel karantina," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih, mengingatkan masyarakat tetap harus waspada dengan varian Corona apapun. Terkait adanya varian baru virus Corona di Solo, ia mengaku masih dalam proses pengiriman sampel.

Baca Juga: Catat, Pemerintah Hanya Tarik Pajak dari Sembako Premium, Daging Wagyu Termasuk

"10 sampel dari rumah sakit sedang diuji. Hasilnya belum keluar,"  jelasnya.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X