Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Tebing Pantai Ngluwen, Diduga Wisatawan yang Hanyut 

- 12 Juni 2021, 15:02 WIB
Ilustrasi mayat, TIM SAR Baron menemukan mayat tanpa identitas di bawah tebing Pantai Ngluwen, diduga wisatawan yang hanyut//
Ilustrasi mayat, TIM SAR Baron menemukan mayat tanpa identitas di bawah tebing Pantai Ngluwen, diduga wisatawan yang hanyut// /twitter @Sarsatlinmas
 
KABAR JOGLOSEMAR - Tim SAR wilayah Baron, DIY berhasil mengevakuasi mayat tanpa identitas yang terletak di bawah tebing Pantai Ngluwen, Saptosari, Gunungkidul, Jogja pada Sabtu 12 Juni 2021 pukul 01.30 WIB.
 
Dugaan sementara mayat tanpa identitas yang ditemukan di bawah tebing tersebut merupakan salah satu wisatawan yang hanyut pada tanggal 30 Mei 2021 silam. 
 
Berdasarkan laporan Tim SAR Baron, mayat tanpa identitas tersebut kini telah berada di RSUD Wonosari untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
 
 
"Berhasil di evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Wonosari," demikian laporan Tim SAR Baron, dikutip KabarJoglosemar.com dari akun Twitter @SARSATLIMNAS pada Sabtu 12 Juni 2021.
 
Proses evakuasi mayat tanpa identitas tersebut berawal saat Tim SAR Baron mendapatkan laporan dari masyarakat pada Jumat 11 Juni 2021 malam sekitar pukul 20.00 WIB. 
 
Pihaknya menerima informasi bahwa ada salah satu warga yang melihat benda mirip mayat di area bawah tebing Pantai Ngluwen
 
 
Menanggapi laporan tersebut, TIM SAR Baron langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk mengevakuasi benda mirip mayat tersebut. 
 
Setelah didatangi, ternyata benda tersebut memang mayat. Lantas mayat tersebut langsung dimasukkan ke kantong jenazah dan dikirim ke RSUD Wonosari.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu 30 Mei 2021 yang lalu telah terjadi insiden laka laut yang melibatkan dua remaja di Pantai Ngluwen, Gunungkidul, Jogja.
 
 
Dikabarkan, kedua remaja yang bukan merupakan sepasang kekasih tersebut terseret ombak Pantai Ngluwen usai melakukan kegiatan Camping di sekitar pantai.
 
Dalam insiden laka laut ini, Tim SAR berhasil menemukan jenazah salah satu korban yang bernama Derbita Nadifa Shafira (19) asal Sukoharjo, Jawa Tengah.
 
Sementara itu, korban lain yang bernama Muhammad Rois Chaq (19) warga Umbulharjo, Kota Yogyakarta dinyatakan hilang. 
 
 
Adapun kronologi dari peristiwa laka laut di Pantai Ngluwen ini adalah:
 
Insiden yang menimpa Rois dan Derbita bermula pada Minggu pagi saat enam pemuda telah selesai melakukan kegiatan camping.
 
Selanjutnya mereka hendak berkemas-kemas atau packing untuk persiapan pulang. Tenda pun sudah dipindahkan ke tempat yang relatif jauh dari pantai.
 
Usai melakukan persiapan, keenam orang pemuda itu duduk bersantai di pinggir pantai hingga mendadak muncul ombak tinggi yang menghantam mereka.
 
Beruntung, mereka berhasil selamat dari hantaman ombak itu. 
 
 
Selanjutnya, dua orang dari enam pemuda itu (Derbita dan Rois) kembali ke bibir pantai untuk mencuci peralatan camping.
 
Namun, secara tiba-tiba muncul lagi ombak besar. Kali ini, ombak tersebut begitu besar hingga pada akhirnya menyeret Derbita. 
 
Mengetahui temannya terseret ombak, kemudian Rois mencoba untuk menyelamatkan Derbita. Namun naas, keduanya justru terseret ombak. 
 
Kini, dengan ditemukannya mayat tanpa identitas di bawah tebing Pantai Ngluwen, TIM SAR Baron menduga bahwa mayat tersebut merupakan korban remaja pria yang hanyut dalam insiden laka laut itu.  ***
 
 

Editor: Sunti Melati


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X