Wajahnya Ditampar oleh Pria Tidak Dikenal, Presiden Prancis Emmanuel Macron: Otoritas Publik Berhak Dihormati

- 11 Juni 2021, 09:10 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak membenarkan tindakan kekerasan pria yang menampar dirinya
Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak membenarkan tindakan kekerasan pria yang menampar dirinya /Instagram/@emmanuelmacron

KABAR JOGLOSEMAR - Presiden Prancis Emmanuel Macron memilih untuk tidak berkomentar soal persidangan seorang pria atas kasus penamparan dirinya pada Selasa, 8 Juni 2021 lalu.

Pengadilan Prancis menggelar persidangan yang menghadirkan Damien Tarel (28) yang menampar wajah Emmanuel Macron pada Kamis, 10 Juni 2021.

Presiden Prancis itu tak mengomentari soal persidangan pelaku. Namun dirinya mengatakan tak membenarkan tindak kekerasan.

"Tidak ada yang membenarkan kekerasan dalam masyarakat demokratis, tidak pernah," kata Macron seperti dikutip Kabar Joglosemar dari The Guardian.

Baca Juga: Begini Pengakuan Pria yang Tampar Presiden Prancis Emmanuel Macron: Saya Sendiri Terkejut

"Bukan masalah besar untuk mendapatkan tamparan ketika Anda pergi ke arah kerumunan untuk menyapa beberapa orang yang sudah menunggu lama," katanya dalam sebuah wawancara dengan penyiar BFM-TV.

Dalam pernyataannya, Emmanuel Macron kembali menegaskan tidak membenarkan tindakan pelaku kekerasan tersebut.

"Kita tidak boleh membuat tindakan bodoh dan kekerasan itu lebih penting dari itu," katanya.

Baca Juga: Diminati Penonton, The Penthouse 3 Jadi Drama Paling Populer di Media Sosial

"kita tidak boleh membuatnya dangkal, karena siapa pun yang memiliki otoritas publik berhak untuk dihormati," imbuh Presiden Prancis itu.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya

Sumber: The Guardian


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X