Ketupat Identik Simbol Lebaran, Inilah Makna Filosofinya

- 12 Mei 2021, 10:51 WIB
Sepasang suami istri pedagang selongsong ketupat di Pasar Ngasem, Kemantren Kraton, Yogyakarta sedang melayani pembeli, Rabu (12/5/2021).
Sepasang suami istri pedagang selongsong ketupat di Pasar Ngasem, Kemantren Kraton, Yogyakarta sedang melayani pembeli, Rabu (12/5/2021). /Tedy Kartyadi/ Kabar Joglosemar

KABAR JOGLOSEMAR - Idul Fitri atau sering juga disebut dengan Lebaran, hari yang sangat istimewa simbol hari kemenangan bagi kaum Muslim setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan lamanya, dalam perkembangannya berdasar khasanah budaya Lebaran telah menjadi milik seluruh bangsa Indonesia.

Baca Juga: Anak Top Up Game Online Rp800 Ribu, Orang Tua Marah ke Pihak Indomaret

Dalam merayakan hari Lebaran ini selalu tidak lepas dari sajian kuliner khas yaitu, ketupat lengkap dengan opor ayam dan sambal krecek ati.

Seperti tahun-tahun sebelum jelang Lebaran, bahan-bahan untuk membuat masakan kuliner tersebut dapat dipastikan harganya akan melambung naik secara signifikan sesuai permintaan.

Sementara untuk selongsong ketupa berupa anyaman dari daun kelapa, untuk Lebaran tahun 2021 ini relatif cukup murah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berdasar pengamatan Kabar Joglosemar, Rabu (12/5/2021), rata-rata pedagang selongsong ketupat membandrol harga Rp 10.000 per ikat isi 10 biji selongsong, di Pasar Ngasem, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Pesan Krisdayanti untuk Anak-anaknya yang Tahun Ini Rayakan Lebaran Tanpa Raul Lemos

“Saya menyediakan sekitar 150 ikat selongsong ketupat juga membawa janur (daun pohon kelapa) sebagai cadangan bikin selongsong ketupat apabila persediaan telah menipis,” jelas Lasido pedagang selongsong ketupat yang mengaku dari Desa Lendah, Kabupaten Kulon Progo.

Dikatakan Lasido, bahwa para penjual musiman selongsong ketupat di pasar Ngasem itu masih kerabat atau warga yang sama-sama dari daerah Kabupaten Kulon Progo.

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X