Korupsi Boleh Asal Ekonomi Bagus, Mahfud MD: Itu Bohong

- 4 Mei 2021, 19:39 WIB
Menkopolhukam, Mahfud MD tentang jabatan presiden 3 periode
Menkopolhukam, Mahfud MD tentang jabatan presiden 3 periode /Instagram.com/@mohmahfudmd

KABAR JOGLOSEMAR - Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan banyak orang yang termakan hoaks dengan berita yang menyebut dirinya bilang "korupsi boleh asal ekonomi bagus. Menurut Mahfud MD kutipan pernyataannya itu adalah bohong karena ia tidak pernah mengatakan seperti itu.

Ia menyebut sahabatnya, @mashikam kut kemakan hoaks. "Bnyk termakan bohong. Katanya sy bilang "korupsi boleh asal ekonomi bagus". Itu bohong. Krn sahabat sy ⁦⁦@mashikam⁩ ikut kemakan hoax itu maka sy buat penjelasan ini utk Mas Hikam. Utk yg lain, yg biasa mengunyah hoax, tak perlu sy klarifikasi," tulis Mahfud MD dikutip Kabar Joglosemar dalam akun twitternya @mohmahfudmd pada Selasa 4 Mei 2021.

Baca Juga: Disebut Pacar Baru Kaesang Pangarep, Ini Profil Nabila Javanica, Wanita Cantik Karyawan Sang Pisang

Dalam cuitan di akun @mashikam yang diunggah pada hari Senin 3 Mei 2021, Muhammad AS Hikam menyebut Mahfud MD selenco atau mengeluarkan pernyataan tidak klop. Ia mengutip pernyataan Mahfud MD : KATA Prof.Mahfud MD: "Negara kita sangat koruptif, ologarki, dsb...Tapi kita tak boleh sepenuhnya kecewa. Sebab ada kemajuan." Justru KEDUA hal itu yg jadi PENYEBAB kemunduran Pak.SLENCEO.*)

Menurut Mahfud MD, @mashikam ikut termakan hoaks karena ia sendiri tidak pernah mengatakan seperti itu.

"Itu bohong. Karena sahabat saya @mashikam ikut termakan hoax maka saya buat penjelasan seperti ini. Sementara bagi yang lain yang sudah biasa mengunyah hoax, tak perlu saya klarifikasi," kata Mengkopolhukam Mahfud MD.

Menanggapi hal itu, Imperfect Human n life student di akun @sia_mardz mengatakan bahwa berita seharusnya fokus pada penyelesaian pandemi Covid-19, bukan malah membuat berita yang justru menambah krisis, bahkan depresi karena berita yang ada di media.

Baca Juga: Jangan Harap Aldebaran Lekas Pulih dan Berpenampilan Gagah, Arya Saloka Beri Bocoran Ini

Sebab, banyak masyarakat yang cemas karena hoax. "Berita seharusnya fokus pada penyelesaian pandemi, mulai dari angka korban Covid, hingga krisis ekonomi. Bukan membuat berita-berita yang justru malah menambah krisis, bahkan depresi karena berita yang ada di media. Banyak loh dari masyarakat yang cemas karena hoax juga," tulis Imperfect Human n life student dikutip Kabar Joglosemar di akun @sia_mardz.***

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X