Jack Ma Dipaksa Lepas Saham Ant Group, Ada Apa Antara Jack Ma dan Regulator China?

- 19 April 2021, 14:46 WIB
Jack Ma, pendiri Alibaba. /
Jack Ma, pendiri Alibaba. / /Tangkapan layar/Youtube Africa's Business Heroes
 


KABAR JOGLOSEMAR - Setelah sebelumnya perusahaan Alibaba milik Jack Ma didenda pemerintah China sebesar Rp 40 triliun, kini Jack dihadapkan pada permasalahan baru.

Baru-baru ini regulator China meminta Jack Ma melepas saham Ant Group. Kabar ini cukup mengejutkan bagi kalangan pebisnis di China, sebenarnya apa yang terjadi antara Jack Ma dan regulator China?

Ant Group saat ini dikabarkan sedang melakukan pembahasan agar Jack Ma segera melepaskan saham di perusahaan tersebut.  Hal ini sesuai dengan hasil pertemuan dengan regulator China yang mendesak Ant Group untuk melakukan langkah divestasi.

Baca Juga: Begini Sindiran Putri Anne dan Ayya Renita di Instagram, Sampai Mau Pindah ke Planet Lain
 

Pejabat People's Bank of China (PBOC) dan regulator keuangan China Banking and Insurance Regulatory Commission (CBIRC) menyebut telah membicarakan hal ini dengan Ma dan Ant secara terpisah. Ada juga pembahasan jika Ma harus keluar dari perusahaan.

Namun juru bicara Ant Group menyebut jika divestasi saham tersebut tak pernah ada dalam rapat internal perusahaan. Divestasi saham Jack Ma di Ant Group tidak pernah menjadi bahan diskusi pada siapapun.

Hingga saat ini belum ada kelanjutan pembahasan opsi divestasi ini. Namun Ant tetap mengharapkan miliaran dolar saham Jack Ma bisa dijual ke investor yang ada di Ant atau afiliasi Alibaba Group Holding, sehingga saham tak jatuh ke pihak luar.

Baca Juga: Devano Danendra Curhat Rasanya Jadi Anak Iis Dahlia, Netizen: Kasihan
 
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Masih Ada, Jokowi: Eling Lan Waspodo

Jack seperti dihadapkan pada pilihan yang sulit. Jika Jack Ma dilarang menjual saham ke orang terdekatnya. Ini artinya, dia harus benar-benar keluar dari perusahaan.

Ada juga opsi saham Jack Ma harus dijual ke investor China yang berafiliasi dengan negara. Jika Jack Ma keluar maka Ant bisa kembali menjalankan rencana go public yang sempat terhenti.

Saat ini Beijing sedang melakukan serangkaian investigasi dan menerbitkan peraturan baru yang tidak hanya mengekang kerajaan Jack Ma, melainkan melanda sektor teknologi negara tersebut, termasuk pengusaha kaya raya di China  selain Jack Ma.

Halaman:

Editor: Sunti Melati


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X