Tambah 16 Juta Dosis Vaksin, Kini Indonesia Punya 53,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19

- 26 Maret 2021, 06:32 WIB
Ilustrasi Vaksin COVID-19
Ilustrasi Vaksin COVID-19 //Pixabay.com/torstensimon
 

KABAR JOGLOSEMAR - Indonesia kembali menerima 16 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac, China. Ke-16 juta dosis vaksin tersebut tiba di Indonesia pada hari Kamis 25 Maret 2021. Dengan demikian, sampai saat ini Indonesia sudah memiliki 53,5 juta dosis vaksin Covid-19.

Vaksin tersebut digunakan dalam program vaksinasi Covid-19 sejak 13 Januari 2021 dengan target 181 juta atau 70 persen dari total 270 juta penduduk Indonesia yang akan divaksin. Dan hingga Kamis 25 Maret 2021 tercatat 9.330.853 orang yang sudah divaksin, yang terdiri dari 6.389.837 orang yang sudah divaksin tahap pertama dan 2.941.016 yang sudah divaksin tahap kedua.

"16 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac tiba di Indonesia, sore ini. Dengan begitu, Indonesia sudah punya 53,5 juta dosis vaksin, sebagian digunakan dalam vaksinasi massal sejak 13 Januari. Sebagai gambaran, tenaga kesehatan kita 100% sudah divaksinasi," tulis Presiden Joko Widodo dikutip Kabar Joglosemar dari akun twitter @jokowi yang diunggah Kamis 25 Maret 2021 pukul 18.39 WIB.

 

Menurut Presiden Joko Widodo, meski baru sekitar 9 juta lebih warga yang sudah divaksin dari target total 181 juta lebih untuk menciptakan kekebalan massal atau herd immunity, namun dampak positif dari program vaksinasi sudah mulai terasa.

Hal ini bisa dilihat dari angka tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 sudah menurun. Apalagi sudah 100 persen tenaga kesehatan yang sudah divaksin.

Selain itu, menurut Presiden Jokowi, tingkat okupansi atau hunian rumah-ruma sakit menurun. Demikian pula kasus aktif Covid-19 di semua aerah juga sudah menurun. Karena itu, Presiden Jokowi meminta masyarakat agar tidak perlu ragu untuk divaksin. Apalagi vaksin yang ada aman dan halal.

Baca Juga: Bambang Pamungkas Digugat oleh Perempuan Bernama Amalia Fujiawati, Ada Apa?

Baca Juga: Muncul Petisi Agar Drakor Joseon Exorcist Dihentikan, Ternyata Ini Alasannya

"Sejauh ini, angka tenaga kesehatan yang terpapar, tingkat okupansi perawatan di rumah-rumah sakit, serta kasus aktif Covid-19 di semua daerah semakin menurun. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksinasi saat gilirannya tiba. Vaksin-vaksin ini aman dan halal," kata Presiden Joko Wido.

Halaman:

Editor: Sunti Melati

Sumber: Twitter


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X