Kala Jati Diri Kota Yogyakarta Dipertahankan Lewat Arsitektur Tata Ruang Kota dan Bangunan

- 9 Maret 2021, 21:44 WIB
Sosialisasi warisan budaya dan cagar budaya oleh Dinasi Kebudayaan Kota Yogyakarta.
Sosialisasi warisan budaya dan cagar budaya oleh Dinasi Kebudayaan Kota Yogyakarta. /dok. Disbud Kota Yogyakarta

KABAR JOGLOSEMAR – Menyadari pentingnya mempertahankan jati diri Yogyakarta lewat arsitektur tata ruang kota dan bangunan-bangunan, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar sosialisasi warisan budaya dan cagar budaya.

Seperti yang diketahui, sejarah perjalanan Kota Yogyakarta tak lepas dari warisan budaya besar di masa kerajaan Mataram Kuno, Mataram Islam dan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Baca Juga: Tidak Jodoh dan Bisa Sial, Kombinasi Pemilik Weton Ini Dilarang untuk Saling Menikah

Akar sejarah sebagai kota kerajaan terwujud pada pola arsitektur tata ruang kota dan bangunan-bangunan yang berdiri.

Sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan panduan arsitektur bagi bangunan baru yang akan didirikan di sumbu filosofi, kawasan warisan budaya, kawasan cagar budaya dan koridor menuju kawasan cagar budaya.

“Perkembangan zaman pasti menuntut perubahan, tidak terkecuali Kawasan Cagar Budaya. Selain desakan kebutuhan pembangunan tentunya ada dinamisasi perkembangan pada kawasan cagar budaya,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, Selasa 9 Maret 2021.

Di Kota Yogyakarta terdapat 4 (empat) kawasan cagar budaya, yakni KCB Kraton, KCB Pakualaman, KCB Kotabaru dan KCB Kotagede. Menurutnya hal ini membawa konsekuensi logis kewajiban pelestarian Kawasan Cagar Budaya di lokasi tersebut.

Baca Juga: Penyaluran BLT Dana Desa Berjalan Lambat, Ini Faktor Penghambatnya

“Melestarikan kawasan cagar budaya tersebut, maka telah ditetapkan peraturan agar kawasan cagar budaya tetap terjaga. Bangunan baru yang akan didirikan di kawasan cagar budaya tersebut dipersyaratkan ketentuan untuk menjaga agar karakter dan citra kawasan tetap selaras,” jelas Yetti.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X