Terkait Pembangunan Tol Langit, Ini Pesan Penting Presiden Joko Widodo

- 27 Februari 2021, 22:39 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. /YouTube Sekretariat Presiden
 
 
 
KABAR JOGLOSEMAR - Presiden Joko Widodo berkomitmen mewujudkan tol langit berupa konektivitas digital guna menghubungkan seluruh pelosok Nusantara.
 
Selain untuk kepentingan ekonomi, menurut Presiden Joko Widodo, tol langit juga untuk mempercepat pelayanan pendidikan, kesehatan dan mendukung sinergi budaya nusantara serta guna memperkokoh persatuan dan kesatuan sebagai bangsa besar.
 
Saat meluncurkan Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 di Istana Negara Jakarta hari Jumat 26 Februari 2021, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pembangunan konektivitas digital untuk merangkai negara yang besar ini.
 
 
 
Dikatakan, tol langit melengkapi tol darat, laut, kereta api, bandara dan pelabuhan yang sudah. "Semua itu dalam rangka membangun konektivitas yang menghubungkan seluruh pelosok nusantara," kata Presiden Joko Widodo.
 
Pembangunan konektivitas dan talenta digital sudah diupayakan pemerintah melalui berbagai program, antara lain penyediaan kapasitas satelit multifungsi pemerintah SATRIA, pembangunan menara-menara BTS, program Digital Talent Scholarship serta Gerakan Nasional Literasi Digital.
 
Konektivitas digital yang tengah dibangun hingga ke pelosok Nusantaratersebut, menurut Presiden Joko Widodo, harus berpegang teguh pada kedaulatan bangsa. Untuk itu pula, pemerintah bekerja keras membangun konektivitas digital dengan tetap berpegang teguh pada kedaulatan bangsa di tengah globalisasi dan hiperkompetisi saat ini.
 
 
Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo pun mengapresiasi upaya Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika) dalam membangun konektivitas dan talenta digital.
 
Meski demikian, kepala negara juga tetap memberikan catatan tentang pentingnya peningkatan pemanfaatan Palapa Ring yang saat ini masih rendah, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
 
Karena itu, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kominfo Johny G Plate agar memastikan Palapa Ring tidak hanya berhenti sebagai backbonea, tapi harus tersambung sampai ke rumah tangga. Hal ini dimaksudkan agar investasi besar Palapa Ring segera bisa dimanfaatkan oleh seluruh rakyat. "Ini yang sangat dibutuhkan dalam masa pandemi seperti sekarang," kata Presiden Joko Widodo dikutip Kabar Joglosemar di laman kominfo.go.id pada hari Jumat 26 Februari 2021.
 
 
Transformasi digital diakui Presiden Joko Widodo sebagai salah satusolusi cepat dan strategis guna membawa Indonesia menuju masa depan.
 
Dan transformasi itu harus mewujudkan kedaulatan dan kemandirian digital sebagai prinsip dasar dalam pelaksanaan transformasi digital di Indonesia.
 
Dikatakan Presiden Joko Widodo, selain sebagi prinsip penting dalam transformasi digital, kedaulatan dan kemandirian digital juga harus memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya menguntungkan pihak luar. Presiden menekan agar jangan hanya menambah impor.
 
 
Untuk itu, kepala negara transformasi digitalharus diimplementasikan dengan mendorong penggunaan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), pemakaian produk dalam negeridan mendorong penguasaan teknologi digital mutakhir oleh seluruh anak bangsa.
 
Presiden Jokowi menekankan bahwa hal itu bukan berari bangsa Indonesia menyukai proteksionisme, sebab proteksionisme justru merugikan.
 
Yang penting, menurut Presiden, transformasi digital sebagai solusi yang saling menguntungkan semua pihak. 
 
 
Karena itu, Presiden Joko Widodo berharap Program Konektivitas Digital 2021 sebagai saat yang tepat untuk bisa menghubungkan bangsa Indonesia dengan teknologi, pola pikir, mindset dan kesempatan bisnis global serta masa depan baru menuju Indonesia maju.***

Editor: Sunti Melati

Sumber: Kominfo


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X