Tanggapi Fenomena 'Panic Buying' Susu Beruang, Dokter Tirta: Tidak Penting, Malah Bisa Mencret

- 5 Juli 2021, 16:21 WIB
Dokter Tirta tanggapi fenomena panic buying susu beruang.
Dokter Tirta tanggapi fenomena panic buying susu beruang. /Instagram.com/@dr.tirta

KABAR JOGLOSEMAR - Baru-baru ini, beredar sebuah video yang menunjukan fenomena 'Panic Buying' membeli produk susu beruang kala diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Menanggapi fenomena susu beruang itu, Dokter Tirta mengungkap bahwa kebanyakan minum susu justru akan membuat mencret.

Hal tersebut bisa terjadi karena alergi laktosa. Oleh sebab itu, Dokter Tirta mangatakan bahwa memborong susu tersebut tidak penting.  

Baca Juga: Panik Hadapi PPKM Darurat, Pengunjung Mal Rela Rebutan 'Susu Beruang' hingga Timbulkan Kerumunan

"Tidak penting, yang ada kalau kalian kebanyakan minum susu palah bisa mencret karena alergi laktosa," ucap Dokter Tirta, dikutip KabarJoglosemar.com dari akun Instagramnya @dr.tirta pada Senin 5 Juli 2021.

Selain itu, dokter yang kini menjadi sosok influencer tersebut memberikan saran kepada publik. 

Dokter Tirta menyarankan untuk selalu makan makanan bergizi seperti sayur, buah serta menjauhi kawasan zona merah Covid-19.

Baca Juga: Soal Video Rebutan Susu Beruang, Pihak Indogrosir Tegaskan Bukan Terjadi di Yogyakarta

"Yang bisa kalian lakukan adalah makan makanan bergizi, buah-buahan, sayuran dan menjauhi dari tempat-tempat yang red zone (zona merah)," ucapnya.

Dokter Tirta kemudian menegaskan bahwa saat ini sudah tidak ada ruangan lagi untuk menampung pasien yang sakit.

"Kalau kalian nggak percaya monggo, kalau kalian sakit yang jelas udah nggak ada ruangan," tegas Dokter Tirta. 

Baca Juga: Ramai Diburu, Ternyata Susu Beruang Tidak Bisa Sembuhkan Covid-19. Ini Penjelasannya

Selain menanggapi mengenai fenomena susu beruang, Dokter Tirta juga mengungkap bahwa saat ini stok oksigen di sejumlah kota Indonesia tengah kritis. 

"Memang benar di beberapa daerah dan udah di-share di lini masa Twitter beberapa relawan mengeluhkan mendapatkan oksigen," ucapnya. 

Lebih lanjut, Dokter Tirta berharap kepada publik supaya tidak jumawa. Sebab, tidak semua orang mempunyai imun yang kuat.

"Buat kalian yang sudah terinfeksi, dan imunnya di atas rata-rata saya harap jangan jumawa. Mungkin tidak semua seperti kalian yang imunnya kuat," ucap Dokter Tirta. ***

Editor: Sunti Melati

Sumber: Instagram @dr.tirta


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah