Geliat UMKM Sambut Era Adaptasi Kebiasaan Baru

- 6 Agustus 2020, 12:56 WIB
Ilustrasi produk UMKM.
Ilustrasi produk UMKM. /PIXABAY/StockSnap

KABAR JOGLOSEMAR – Para pelaku UMKM di Yogyakarta kini perlahan mulai menggerakkan roda perekonomian setelah sempat terhenti akibat pandemi COVID-19. Dinas Koperasi dan UKM DIY pun berupaya untuk memberikan semangat serta motivasi agar UMKM bisa terus bertahan.

Pelaku UMKM didorong untuk mampu melihat pasar di tengah pandemi COVID-19 ini. Era adaptasi kebiasaan baru (AKB) diharapkan menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk bangkit kembali.

“Kami melalui aplikasi SiBakul ada free ongkir. Kita mobilitasnya terbatas dengan (adanya) social distancing, tapi produk itu tetep jalan, laku. Konsumen tetep bisa dapat produknya, UMKM bisa laku produknya. Jadi pemerintah yang tanggung biaya ongkirnya. Kita membuat ekosistem ini kan tetep jalan,” tutur Srie Nurkyatsiwi, Kepala Dinas Koperasi UKM DIY, Rabu, 5 Agustus 2020.

Baca Juga: Dinas Koperasi dan UKM DIY Sortir Data UMKM Penerima Hibah Rp 2,4 Juta

Ia menyebutkan bahwa tak semua UMKM di Yogyakarta mengalami keterpurukan yang sama rata. Meski ada UMKM yang alami kontraksi dalam pemasaran, ada pula UMKM yang justru semakin naik daun selama pandemi COVID-19 ini.

“Karena kan bagaimana kita punya inovasi, berkreasi, bertransformasi, dan kita juga siap melakukan adaptasi kebiasaan baru,” tuturnya.

Ia pun sadar bahwa hal ini tak bisa dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM sendiri. Melainkan harus bekerja sama lintas sektor dan lintas wilayah. Pariwisata DIY yang mulai membuka diri perlahan hendaknya dimanfaatkan untuk memutar roda UMKM di Yogyakarta.

Baca Juga: DIY Alami Deflasi pada Juli 2020

Asri Meikawati, Pelaku UMKM di Yogyakarta, menyampaikan bahwa ketika COVID-19 masuk ke Indonesia, ia bersama tim langsung menganalisa keuangan perusahaan. Ia pun memikirkan cara lain agar usahanya bisa tetap berjalan. Salah satunya adalah dengan mengubah story telling.

Halaman:

Editor: Ayusandra Adhitya Septi Andani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X