Jelang Ramadhan, Menko Airlangga Berharap Bisa Mengungkit Ekonomi di Kuartal II-2021

- 8 April 2021, 09:58 WIB
Ilustrasi rencana pemerintah meningkatkan perekonomian di kuartal II-2021 saat momen Ramadhan /Kabar Joglosemar/Galih Wijaya

KABAR JOGLOSEMAR - Menjelang Ramadhan dan lebaran 2021, pemerintah tengah berkomitmen untuk mengungkit pertumbuhan ekonomi di Kuartal II-2021.

Walaupun di masa itu aturan larangan mudik diberlakukan, pemerintah optimis waktu tersebut justru bisa menjadi momentum untuk mendorong pemukihan ekonomi sembari tetap melakukan pengendalian pencegahan COVID-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers setelah Sidang Kabinet Paripurna, pada Rabu, 7 April 2021 mengatakan Pertumbuhan Ekonomi pada kuartal I-2021 diproyeksikan masih negatif.

Baca Juga: TMII Resmi Diambil Alih Negara, Tim Transisi Akan Segera Bekerja

Tentunya untuk kembali ke level pertumbuhan pra-Covid, ekonomi harus tumbuh mencapai 7% di kuartal II-2021. 

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2021 yang masih negatif, untuk bisa kembali ke level pra-Covid atau sekitar 5% (yoy) di 2021, dibutuhkan pertumbuhan minimal 6,7% pada kuartal II-2021 yoy.

Sehingga, jika pertumbuhan di kuartal II-2021 tidak bisa mencapai 6,7% maka target pertumbuhan ekonomi 5% di tahun 2021 tidak tercapai.

“Bapak Presiden meminta kebijakan pengendalian segera dilaksanakan dan Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sudah menyampaikan pemberitahuan adanya larangan/ peniadaan mudik. Selain itu, juga sudah disiapkan Surat Edaran dari Menteri Agama yang mengatur berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Video Wanita Cuci HP Pakai Air dan Sabun di Tiktok, Netizen: Bercandanya Mahal

Sejumlah kebijakan disusun untuk menggenjot peningkatan konsumsi pada Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 2021.

Halaman:

Editor: Galih Wijaya

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X